Eksotisme Desa Belibak atau juga kerap disebut Pulau Pangeran, di Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas tak terbantahkan lagi. Selain memiliki panorama alam yang masih perawan, desa yang hanya dihuni 80 Kepala Keluarga (KK) itu, ternyata menyimpan legenda, yang layak dinobatkan sebagai destinasi wisata religius dan edukatif.
Tak keliru, jika Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) menggajarnya dengan penghargaan sebagai Desa Kreatif Super Prioritas dengan urutan tiga besar se Indonesia. Mengalahkan 81.613 desa di Indonesia.
Lalu bagaimana menuju ke Desa Belibak atau Pulau Pengeran?
Bagi Anda yang berada di luar wilayah Kepulauan Anambas, dengan titik kumpul (hub) di Batam, maka Anda memiliki dua alternatif transportasi, laut dan udara. Khusus bagi Anda yang hobby berpetualang dengan kapal laut, Anda dapat menggunakan kapal cepat MV Putri Anggreni 05. Harga tiketnya cukup terjangkau, hanya sebesar Rp400.000.
Dengan jarak tempuh sekitar 200 Miles anda akan menikmati perjalanan laut sekitar 7 jam. Disepanjang perjalanan, Anda akan merasakan sensasi pemandangan laut tanpa batas. Hanya saja, sebelum menuju ke Belibak, Anda terlebih dahulu, menginap di Tarempa, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas.
Di Tarempa, Kecamatan Siantan, Anda dapat menikmati suasana kota tua Tarempa. Selanjutnya, keesokan harinya, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Desa Belibak, dengan alat transportasi speed boat ataupun pompong dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dengan speed boat atau satu jam dengan pompong.
Namun, bagi Anda yang ingin menggunakan transportasi udara, pesawat Wings Air jenis Fokker, akan mengantarkan Anda hingga ke Bandara Letung. Harga tiket bervariasi, namun masih cukup terjangkau, setidaknya Anda merogoh kocek antara Rp700 ribu hingga Rp800 ribu. Tapi, tunggu dulu, dari Letung, Anda masih harus menyeberang ke Tarempa, Kecamatan Siantan, dengan menggunakan kapal fery. Butuh waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Di Tarempa, Anda dapat beristirahat seharian, dan melanjutkan perjalanan ke Belibak keesokan harinya.
Bagi Anda warga Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, yang masih penasaran dengan keindahan sang juara ketiga desa kreatif itu, atau yang ingin sekedar melepas penat, Anda dapat menggunakan beberapa alternatif rute maupun alat transportasi.
Jika Anda menggunakan rute Tarempa-Matak, misalnya maka Anda masih harus menempuh perjalanan darat dari Matak ke Desa Ladan, untuk selanjutnya dari Ladan akan dijemput dengan motor pompong, oleh pengelola tempat wisata Pulau Pangeran. Dipastikan, harga cukup terjangkau, hanya Rp100 ribu Pergi-Pulang (PP).
Atau alternatif rute kedua, Anda dapat mencarter speed boat, yang menampung hingga enam orang. Dari Tarempa, langsung berlabuh di pelantar Gerbang Pulau Pangeran. Biaya carteran, tergantung negosiasi, biasanya sekitar Rp500 hingga 600 ribuan.
Saat tiba di Desa Belibak Pulau Pangeran, biaya masuk kawasan wisata, tidak mengoyak kocek. Anda hanya perlu mengeluarkan uang recehan Rp5 ribu per orang. Setelah itu, sepuasnya, Anda memiliki lisensi mengeksplor seluruh kawasan desa wisata itu. Penasaran? Ayo ke Belibak Pulau Pangeran..!
Liputan Warta Teknologi – Inspirasi – Terpercaya