Kepala Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan, Kebupaten Kepulauan Anambas, Penglek menargetkan 90 persen dari total sekitar 600 jiwa warganya akan mengikuti vaksinasi. Namun, dari 600 jiwa itu, tidak semua berada di tempat, sebagian dari mereka sedang berada di luar Kepulauan Anambas.
“Harapan kita untuk masyarakat yang mengikuti vaksinasi ini ramai, tetapi pagi ini yang daftar sudah hampir 30 orang, kita berharap dari total sekitar 600 warga Sri Tanjung bisa mencapai 80 persen atau 90 persen mengikuti vaksinasi,” ujar Penglek Jum’at, 18 Juli 2021.
Penglek mengatakan, jika nantinya masih ada warga Sri Tanjung yang belum terdata vaksin maka pihaknya bersama tim akan melakukan door to door ke rumah warga.
“Yang terdata hari ini atau yang bisa divaksin itu tergantung dokternya, cuma yang jelas hari ini kita sudah sosialisasikan. Kalau yang terdata hari ini kita harapkan masyarakat yang datang itu penuh, tetapi kita juga tidak bisa memaksa,” sebut Panglek.
Namun demikian, Penglek mengharapkan bagi warga yang belum divaksin dapat segera mendaftar untuk selanjutnya discreening oleh petugas kesehatan. Adapun caranya, sebut Penglek, cukup membawa KTP dan memberikan nomor HP kepada petugas.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sri Tanjung, yang mengaku bernama Munir (48), saat ditemui Gurindam.id, mengaku awalnya ragu mengikuti vaksinasi. Namun, setelah mendapatkan penjelasan dari petugas kesehatan dan aparat TNI dan Polri, ia baru mengerti.
“Awalnya takut, udah 3 kali saya ditawarkan vaksin, cuman belum berani, tapi setelah petugas datang ke rumah mereka kasih tau kalau vaksin aman dan jangan percaya berita yang beredar kalau vaksin itu bahaya, dan akhirnya saya putuskan untuk di vaksin,” sebut Munir.
Sementara itu, Ipda Robin dari Polsek Siantan yang turut hadir dalam mengawasi pelaksanaan vaksinasi tersebut, berharap masyarakat yang ada di Kepulauan Anambas seluruhnya mau mengikuti vaksinasi.
“Selama ini kita sudah gencar menghimbau masyarakat agar mau divaksin, bahkan kita juga mensosialisasikan ke masyarakat dengan datang ke rumah mereka secara door to door agar mau divaksin,” sebut Ipda Robin.
Liputan Warta Teknologi – Inspirasi – Terpercaya